Home » Ekonomi » Cara Mengaktifkan GoPayLater di Aplikasi Gojek 2026, Syarat & Langkah Terbaru

Cara Mengaktifkan GoPayLater di Aplikasi Gojek 2026, Syarat & Langkah Terbaru

dfx.co.id – Kebutuhan akan fleksibilitas pembayaran kini semakin tinggi. Di tengah mobilitas yang serba cepat, opsi pembayaran tempo atau Buy Now Pay Later (BNPL) menjadi penyelamat bagi banyak orang, terutama saat kondisi keuangan sedang menipis di akhir bulan.

Namun kebutuhan mendesak harus terpenuhi. Gojek, sebagai salah satu ekosistem digital terbesar di Indonesia, menawarkan solusi melalui fitur GoPayLater.

Mengetahui Cara Mengaktifkan GoPayLater menjadi informasi krusial bagi pengguna setia yang ingin menikmati kemudahan bertransaksi tanpa harus membayar detik itu juga.

Layanan yang kini terintegrasi penuh dalam ekosistem GoTo Financial ini menawarkan limit yang bervariasi bagi setiap pengguna. Namun, tidak sedikit pengguna yang mengalami kebingungan atau kegagalan saat mencoba mendaftar.

Ulasan berikut akan mengupas tuntas mekanisme, persyaratan dokumen, hingga trik agar pengajuan limit langsung disetujui oleh sistem, sehingga pengguna bisa segera memanfaatkannya untuk berbagai transaksi digital.

Mengenal GoPayLater dan Keunggulannya di 2026

Sebelum masuk ke tahap teknis, penting untuk memahami apa sebenarnya layanan ini. GoPayLater adalah metode pembayaran akhir bulan yang disediakan oleh PT Mapan Global Reksa (Findaya).

Diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berbeda dengan pinjaman online ilegal, layanan ini memiliki transparansi biaya yang jelas.

Pada tahun 2026 ini, integrasi GoPayLater semakin luas. Tidak hanya bisa digunakan untuk layanan GoRide atau GoFood, limit yang tersedia kini bisa digunakan secara seamless di Tokopedia hingga pembayaran QRIS di merchant offline.

Keunggulan utamanya terletak pada sistem “biaya langganan” atau bunga yang kompetitif, serta kemudahan pelunasan yang akan otomatis ditarik dari saldo GoPay saat jatuh tempo, mencegah pengguna terkena denda keterlambatan yang tidak diinginkan.

Syarat Mutlak Sebelum Mengajukan Aktivasi

Seringkali kegagalan dalam proses pendaftaran terjadi karena pengguna melewatkan syarat-syarat fundamental. Sistem credit scoring Gojek bekerja secara otomatis, sehingga ketidaksesuaian data sedikit saja bisa menyebabkan penolakan. Berikut adalah prasyarat yang wajib dipenuhi:

  • Status Warga Negara Indonesia (WNI): Pengguna wajib memiliki e-KTP asli yang masih berlaku dan terbaca jelas. Resi KTP atau identitas lain seperti SIM biasanya tidak diterima untuk verifikasi level ini.
  • Usia Minimum: Pengguna harus berusia minimal 21 tahun. Meskipun beberapa layanan memperbolehkan usia 18 tahun, untuk fitur PayLater, kematangan finansial menjadi pertimbangan utama algoritma.
  • Akun Gojek Terverifikasi: Akun harus sudah di-upgrade ke GoPay Plus. Ini artinya, pengguna sudah pernah melakukan verifikasi KTP dan selfie sebelumnya di menu pengaturan GoPay.
  • Riwayat Transaksi Aktif: Akun “bodong” atau akun baru yang belum memiliki jejak transaksi biasanya sulit mendapatkan penawaran ini. Sistem memprioritaskan pengguna setia yang sering menggunakan layanan Gojek atau Tokopedia.
  • Aplikasi Versi Terbaru: Pastikan aplikasi Gojek sudah diperbarui ke versi paling anyar di Play Store atau App Store untuk menghindari bug saat proses upload dokumen.

Langkah Demi Langkah: Cara Mengaktifkan GoPayLater

Proses aktivasi sebenarnya dirancang sangat singkat, bahkan bisa selesai dalam waktu kurang dari 5 menit jika koneksi internet stabil. Berikut adalah urutan proses yang benar agar verifikasi berjalan mulus:

1. Akses Menu GoPay di Aplikasi

Buka aplikasi Gojek. Pada halaman utama (beranda), perhatikan bagian atas di mana saldo GoPay tertera. Klik pada menu “Eksplor” atau langsung cari ikon “GoPayLater” jika sudah muncul di shortcut. Biasanya, bagi pengguna terpilih, banner penawaran akan langsung muncul mencolok.

2. Memulai Pendaftaran

Setelah masuk ke halaman informasi produk, klik tombol “Aktifkan PayLater”. Pengguna akan disuguhi informasi singkat mengenai limit awal yang ditawarkan serta skema biaya. Bacalah dengan teliti, lalu klik “Lanjut” untuk masuk ke tahap verifikasi data.

3. Verifikasi Identitas (e-KTP)

Langkah ini adalah yang paling krusial dalam Cara Mengaktifkan GoPayLater. Sistem akan meminta pengguna memotret e-KTP.

  • Posisikan KTP tepat di dalam bingkai yang tersedia di layar.
  • Pastikan pencahayaan cukup terang, tidak ada pantulan cahaya (silau) pada plastik KTP.
  • Tulisan NIK dan Nama harus terbaca jelas, tidak buram atau blur.
  • Jangan menggunakan fotokopi KTP; gunakan fisik asli.

4. Verifikasi Wajah (Selfie)

Setelah foto KTP sukses, tahap berikutnya adalah verifikasi wajah. Sistem akan meminta pengguna melakukan foto selfie bersama KTP atau selfie wajah saja (tergantung pembaruan sistem terbaru).

  • Lepaskan kacamata, masker, atau topi.
  • Pastikan wajah berada di area bingkai.
  • Ikuti instruksi gerakan (misalnya: kedipkan mata atau buka mulut) untuk membuktikan keaslian (liveness check).

5. Menunggu Proses Peninjauan

Setelah semua data terkirim, sistem akan memproses pengajuan. Dalam kondisi normal, notifikasi diterima atau ditolak akan muncul dalam hitungan menit hingga maksimal 24 jam. Jika disetujui, limit saldo akan langsung muncul dan siap digunakan.

Penyebab Umum Aktivasi Ditolak dan Solusinya

Banyak pengguna merasa sudah melakukan langkah dengan benar namun tetap ditolak. Memahami alasan di balik penolakan ini penting agar bisa memperbaikinya di kemudian hari.

Kualitas Foto Buruk Ini adalah alasan nomor satu. Kamera yang bergoyang atau lensa yang kotor membuat data pada KTP tidak terbaca oleh Optical Character Recognition (OCR) sistem.

Solusinya, bersihkan lensa kamera dan cari tempat dengan pencahayaan matahari langsung agar hasil foto tajam.

Data Tidak Sinkron Nama yang terdaftar di akun Gojek berbeda dengan nama di KTP, atau NIK sudah pernah digunakan di akun lain. Satu NIK hanya berlaku untuk satu akun PayLater. Pastikan tidak pernah mendaftarkan kerabat menggunakan identitas pribadi sebelumnya.

Riwayat Kredit Buruk (SLIK OJK) Karena diawasi OJK, Gojek memiliki akses untuk mengecek riwayat kredit calon debitur. Jika pengguna memiliki tunggakan di platform pinjaman lain atau kartu kredit bank, kemungkinan besar pengajuan akan ditolak demi manajemen risiko.

Tips Menaikkan Limit GoPayLater

Limit awal yang diberikan biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000. Bagi sebagian orang, angka ini mungkin terasa kecil. Namun, limit tersebut bersifat dinamis dan bisa bertambah seiring waktu.

Kunci utama menaikkan limit adalah “Kepercayaan”. Gunakan limit yang ada secara rutin, namun jangan sampai habis total (maxed out) setiap bulan. Sisakan sekitar 20-30% dari limit. Yang paling vital, bayarlah tagihan tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo (biasanya akhir bulan).

Pembayaran yang disiplin akan meningkatkan skor kredit internal di mata Gojek. Selain itu, meningkatkan frekuensi transaksi di ekosistem GoTo (seperti belanja di Tokopedia.

Memesan GoFood, atau membayar tagihan listrik via GoTagihan) tanpa menggunakan PayLater juga membuktikan kemampuan finansial pengguna, yang bisa memicu penawaran kenaikan limit secara otomatis.

Keamanan dan Kebijakan Privasi

Mengaktifkan fitur kredit digital menuntut kewaspadaan ekstra. Gojek menggunakan sistem keamanan enkripsi tingkat tinggi, namun celah seringkali muncul dari kelalaian pengguna (human error).

Jangan pernah memberikan kode One Time Password (OTP) kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan Gojek. Pihak resmi tidak pernah meminta kode OTP.

Jika tiba-tiba menerima kode OTP padahal tidak sedang melakukan transaksi atau mencoba Cara Mengaktifkan GoPayLater, segera abaikan dan ganti PIN GoPay demi keamanan.

Perhatikan juga bahwa segala aktivitas pembayaran akan tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Keterlambatan pembayaran tidak hanya berdampak pada denda harian.

Tetapi juga mencoreng reputasi kredit yang bisa menyulitkan saat hendak mengajukan KPR atau kredit kendaraan di masa depan.

Perbedaan GoPayLater dan GoPayLater Cicil

Sering terjadi kesalahpahaman antara dua produk ini. GoPayLater (akhir bulan) adalah layanan beli sekarang bayar nanti dengan pelunasan sekaligus di akhir bulan. Sedangkan GoPayLater Cicil memungkinkan pengguna memecah pembayaran menjadi tenor 2, 3, 6, hingga 12 bulan.

Biasanya, akses ke GoPayLater Cicil hanya diberikan kepada pengguna yang sudah memiliki rekam jejak pembayaran GoPayLater akhir bulan yang sangat baik.

Jadi, jika target utamanya adalah fitur cicilan barang elektronik atau kebutuhan besar lainnya, langkah pertama adalah sukses mengaktifkan layanan dasar PayLater ini terlebih dahulu dan merawat performa pembayarannya.

Kesimpulan

Fleksibilitas finansial kini berada dalam genggaman melalui fitur PayLater dari Gojek. Memahami Cara Mengaktifkan GoPayLater dengan benar, mulai dari persiapan e-KTP yang jelas.

Memastikan riwayat akun yang sehat, hingga menjaga kredibilitas pembayaran, adalah kunci untuk mendapatkan akses dana talangan yang praktis ini.

Prosesnya yang sepenuhnya digital dan cepat membuat layanan ini sangat relevan di tahun 2026. Namun, kemudahan ini harus dibarengi dengan literasi keuangan yang baik. Gunakan limit dengan bijak sesuai kemampuan bayar, bukan sekadar menuruti keinginan belanja.

Dengan pengelolaan yang tepat, fitur ini akan menjadi alat bantu pengelola arus kas yang sangat efektif, bukan menjadi beban utang di kemudian hari. Pastikan selalu memantau tanggal jatuh tempo agar kenyamanan bertransaksi tetap terjaga tanpa gangguan denda.

Leave a Comment