dfx.co.id – GoPayLater sering kali dianggap sebagai pahlawan di tanggal tua, memberikan kemudahan berbelanja sekarang dan membayar nanti. Namun, kemudahan ini ibarat pedang bermata dua.
Tanpa sadar, tagihan menumpuk dan bunga serta biaya layanan mulai menggerogoti penghasilan bulanan. Tidak heran jika banyak pengguna kini mulai mencari cara menonaktifkan GoPaylater permanen demi memutus rantai utang konsumtif tersebut.
Mengambil keputusan untuk berhenti menggunakan layanan paylater adalah langkah awal yang sangat berani dan bijaksana untuk memulihkan kesehatan finansial pribadi. Ulasan berikut akan mengupas tuntas mekanismenya agar kamu bisa lepas dari jeratan tagihan yang tidak berkesudahan.
Mengapa Banyak Orang Memilih Berhenti Menggunakan Paylater?
Sebelum masuk ke teknis penonaktifan, penting untuk memahami urgensi di balik keputusan ini. Fenomena Buy Now Pay Later (BNPL).
Secara psikologis memang dirancang untuk menurunkan “rasa sakit” saat mengeluarkan uang (pain of paying). Akibatnya, seseorang cenderung belanja lebih banyak dari kemampuan dompetnya.
Ada beberapa alasan kuat mengapa menutup fitur ini menjadi prioritas utama di tahun 2026:
- Menghindari Perilaku Impulsif: Kemudahan akses kredit instan sering memicu pembelian barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
- Menjaga Skor Kredit (SLIK OJK): Keterlambatan pembayaran sekecil apa pun di GoPayLater akan tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Riwayat kredit yang buruk bisa menghambat pengajuan KPR atau pinjaman usaha di masa depan.
- Menghemat Biaya Admin: Meskipun terlihat kecil, biaya layanan bulanan dan denda keterlambatan jika diakumulasikan dalam setahun jumlahnya bisa cukup besar.
Persyaratan Utama Sebelum Menutup Akun GoPayLater
Proses penutupan tidak bisa dilakukan begitu saja jika masih ada kewajiban yang tertinggal. Sistem Gojek memiliki mekanisme keamanan untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan.
Oleh karena itu, sebelum mempraktikkan cara menonaktifkan GoPaylater permanen, pastikan beberapa hal berikut sudah terpenuhi:
- Lunasi Seluruh Tagihan Berjalan: Cek kembali apakah ada tagihan bulan ini yang belum dibayar. Sistem tidak akan memproses permintaan penutupan jika saldo utang belum nol.
- Pastikan Tidak Ada Transaksi Menggantung: Jika baru saja melakukan pembelian menggunakan GoPayLater dan statusnya masih diproses, tunggu hingga transaksi tersebut selesai (sukses atau batal).
- Nonaktifkan Pembayaran Otomatis: Beberapa layanan langganan (seperti Netflix, Spotify, atau tagihan listrik) mungkin terhubung dengan GoPayLater. Putuskan sambungan ini terlebih dahulu.
Langkah Praktis Melakukan Penonaktifan Lewat Aplikasi Gojek
Gojek terus memperbarui antarmuka aplikasinya, sehingga letak tombol pengaturan sering berpindah. Namun, prinsip dasarnya tetap sama. Berikut adalah langkah-langkah detail yang bisa diikuti untuk menghentikan layanan ini.
1. Mengakses Menu Pengaturan GoPayLater
Langkah pertama adalah masuk ke halaman utama fitur tersebut. Buka aplikasi Gojek di ponsel, kemudian pilih menu ‘Eksplor’ atau klik langsung pada saldo GoPay.
Di sana akan terlihat ikon GoPayLater. Klik ikon tersebut untuk masuk ke dasbor utama yang menampilkan limit saldo dan riwayat transaksi.
Penting untuk dipahami bahwa dalam versi terbaru, Gojek mungkin tidak menyertakan tombol “Hapus Akun Paylater” secara gamblang. Strategi yang paling efektif adalah dengan menonaktifkan metode pembayarannya atau mereset limit hingga tidak bisa digunakan.
2. Mengubah Metode Pembayaran Utama
Agar tidak terpancing menggunakan limit lagi, ubahlah prioritas pembayaran. Masuk ke menu pengaturan akun (biasanya ikon gerigi di pojok kanan atas halaman GoPayLater).
Di sana, cari opsi ‘Metode Pembayaran Utama’. Pastikan GoPayLater tidak terpilih sebagai opsi default. Gantilah dengan saldo GoPay biasa atau uang tunai. Ini adalah langkah preventif sederhana namun ampuh.
3. Fitur “Pick Your Limit” sebagai Kunci Nonaktif Sementara
Salah satu fitur unik Gojek adalah kemampuan mengatur limit sendiri. Fitur ini bisa dimanfaatkan sebagai cara menonaktifkan GoPaylater permanen secara tidak langsung (soft disable).
- Masuk ke halaman GoPayLater.
- Cari fitur bernama “Atur Limit” atau “Pick Your Limit”.
- Turunkan limit hingga angka terendah atau nol (jika sistem mengizinkan).
- Dengan limit yang sangat rendah, transaksi tidak akan bisa dilakukan, sehingga secara efektif fitur ini sudah “mati”.
Cara Menonaktifkan GoPaylater Permanen Melalui Customer Service
Jika langkah-langkah di atas dirasa kurang karena akun masih aktif meski tidak digunakan, jalan satu-satunya yang paling pasti adalah menghubungi tim dukungan Gojek. Ini adalah metode “Hard Disable”.
Menghubungi Lewat Halaman Bantuan (Help Center)
Cara ini lebih resmi dan terdokumentasi. Ikuti alur berikut agar permohonan cepat diproses:
- Buka menu Profil (ikon orang) di beranda aplikasi Gojek.
- Gulir ke bawah dan pilih Bantuan & Laporan Saya (Help & My Orders).
- Pilih topik GoPayLater.
- Cari artikel bantuan dengan judul seperti “Saya ingin berhenti menggunakan GoPayLater”.
- Biasanya di bagian bawah artikel tersebut terdapat tombol Kirim Email ke Kami atau formulir pengaduan.
- Tuliskan permohonan dengan subjek: “Permohonan Penutupan Akun GoPayLater Permanen”.
Contoh Format Pesan Kepada CS
Agar diproses dengan cepat, gunakan bahasa yang tegas namun sopan. Berikut contoh pesan yang bisa ditiru:
“Halo Tim Gojek, saya ingin mengajukan permohonan untuk menonaktifkan fitur GoPayLater di akun saya secara permanen. Saya sudah melunasi semua tagihan dan tidak memiliki transaksi berjalan. Mohon bantuannya untuk memproses penutupan fitur ini karena saya ingin fokus mengatur keuangan tanpa layanan kredit. Terima kasih.”
Biasanya, tim CS akan membalas dalam waktu 1×24 jam untuk konfirmasi data diri sebelum memproses penutupan.
Menghapus Koneksi GoPayLater di Tokopedia
Mengingat Gojek dan Tokopedia berada dalam satu ekosistem (GoTo), GoPayLater sering tersambung otomatis ke akun Tokopedia. Cara menonaktifkan GoPaylater permanen tidak akan sempurna jika akses di Tokopedia masih terbuka.
Langkah Memutus Sambungan:
- Buka aplikasi Tokopedia.
- Masuk ke menu Akun atau Keuangan.
- Lihat pada bagian metode pembayaran tersimpan.
- Jika ada GoPayLater, klik pengaturan pada bagian tersebut dan pilih opsi Hapus atau Putuskan Sambungan.
Hal ini mencegah ketidaksengajaan memencet tombol bayar menggunakan paylater saat sedang berbelanja online. Seringkali pengguna tidak sadar metode pembayaran default kembali ke paylater setelah update aplikasi, jadi pemutusan ini sangat krusial.
Dampak Setelah Berhasil Mematikan Fitur Paylater
Penting untuk mengetahui konsekuensi dari tindakan ini. Setelah permohonan disetujui dan akun paylater ditutup:
- Akses Hilang Selamanya: Pada banyak kasus, setelah menutup akun secara permanen, pengguna tidak bisa mendaftar kembali di kemudian hari. Kebijakan ini dibuat untuk mencegah penyalahgunaan sistem. Jadi, pastikan keputusan ini sudah bulat.
- Skor Kredit Bersih: Setelah pelunasan dan penutupan, data di SLIK OJK akan diperbarui. Status kredit akan menjadi bersih (Lancar/Kol 1) dan kemudian riwayatnya selesai. Ini sangat baik untuk kesehatan finansial jangka panjang.
- Promo Berkurang: Gojek sering memberikan promo khusus pengguna Paylater. Dengan menonaktifkannya, promo-promo spesifik tersebut tidak akan muncul lagi.
Alternatif Mengelola Arus Kas Tanpa Paylater
Setelah sukses menerapkan cara menonaktifkan GoPaylater permanen, tantangan berikutnya adalah mengatur arus kas agar tidak boncos di tengah bulan. Tanpa dana talangan instan, disiplin menjadi kunci.
Terapkan Metode Budgeting 50/30/20
Mulailah membagi penghasilan bulanan ke dalam tiga pos besar:
- 50% untuk Kebutuhan (Needs): Makan, transportasi, sewa tempat tinggal, listrik.
- 30% untuk Keinginan (Wants): Hiburan, jajan kopi, belanja hobi.
- 20% untuk Tabungan & Investasi: Dana darurat dan tujuan finansial masa depan.
Dengan memiliki pos “Wants” yang jelas, keinginan berbelanja bisa tersalurkan tanpa harus berutang. Jika dana di pos 30% habis, artinya kegiatan belanja harus berhenti sampai gajian bulan depan.
Membangun Dana Darurat
Alasan utama orang menggunakan paylater seringkali karena kebutuhan mendesak. Solusi sehatnya adalah memiliki dana darurat. Sisihkan sedikit demi sedikit uang ke rekening terpisah yang likuid (mudah dicairkan). Saat ada kebutuhan mendadak, gunakan dana ini, bukan limit kredit.
Kesimpulan
Melepaskan diri dari jeratan fitur “beli sekarang, bayar nanti” adalah sebuah pencapaian besar menuju kebebasan finansial. Cara menonaktifkan GoPaylater permanen memang membutuhkan beberapa langkah, mulai dari pelunasan tagihan, pengaturan di aplikasi.
Hingga menghubungi layanan pelanggan. Namun, usaha tersebut sebanding dengan ketenangan pikiran yang didapatkan.
Ingatlah bahwa teknologi finansial seharusnya menjadi alat bantu, bukan beban. Dengan menutup akses utang konsumtif, kendali atas uang kembali sepenuhnya ke tanganmu.
Mulailah bijak bertransaksi hari ini, dan nikmati masa depan yang lebih cerah tanpa bayang-bayang tagihan di akhir bulan.