Home » Bank » Cara Mengajukan Mesin EDC BCA dengan Mudah, Ini Syarat Lengkap dan Proses Persetujuannya

Cara Mengajukan Mesin EDC BCA dengan Mudah, Ini Syarat Lengkap dan Proses Persetujuannya

dfx.co.id – Perkembangan era digital telah mengubah pola transaksi masyarakat secara drastis dari waktu ke waktu. Saat ini, metode pembayaran nontunai atau cashless menjadi pilihan utama konsumen di berbagai daerah karena dinilai jauh lebih praktis, cepat, dan terjamin keamanannya.

Menghadapi perubahan kebiasaan konsumen yang masif tersebut, para pelaku usaha dituntut untuk bisa beradaptasi secara dinamis demi mempertahankan sekaligus meningkatkan omzet penjualan setiap harinya.

Salah satu solusi paling strategis yang bisa diambil oleh pemilik toko maupun penyedia jasa adalah dengan menghadirkan fasilitas Electronic Data Capture di meja kasir.

Mengetahui cara mengajukan mesin EDC BCA merupakan sebuah langkah krusial yang sangat menguntungkan, mengingat Bank Central Asia memiliki basis pengguna kartu debit, kartu kredit, dan fasilitas m-banking terbesar di Indonesia.

Ulasan berikut akan mengupas tuntas seluruh tahapan prosedural yang diperlukan untuk mendapatkan perangkat pembayaran canggih tersebut.

Pembahasan kali ini dirancang khusus untuk memberikan wawasan komprehensif, mulai dari persiapan berkas legalitas, rincian biaya operasional yang perlu dipahami, hingga estimasi waktu tunggu proses instalasi di tempat usaha.

Dengan persiapan yang matang, pelaku bisnis bisa memperluas jangkauan pasar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi setiap pelanggan yang datang berbelanja.

Mengapa Pelaku Usaha Wajib Menyediakan Fasilitas Pembayaran Digital?

Sebelum melangkah pada tata cara pendaftarannya, sangat penting untuk memahami urgensi ketersediaan alat pembayaran elektronik di era modern ini.

Keberadaan alat ini bukan sekadar aksesoris pelengkap di meja kasir, melainkan sebuah instrumen vital untuk kemajuan finansial perusahaan.

Tren Konsumen Pasca Pandemi dan Pembayaran Nontunai

Kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi telah bergeser secara permanen semenjak masa pandemi. Mengandalkan uang tunai kini dianggap merepotkan karena pelanggan harus mencari mesin ATM terlebih dahulu sebelum berbelanja.

Dengan ketersediaan EDC, konsumen yang hanya membawa dompet digital atau kartu perbankan tetap bisa menyelesaikan transaksi tanpa hambatan.

Fleksibilitas ini secara psikologis mendorong konsumen untuk berbelanja lebih banyak, karena tidak terbatasi oleh jumlah uang kertas yang ada di dalam saku mereka.

Menghindari Risiko Uang Palsu dan Mencegah Selisih Kasir

Selain memberikan kemudahan bagi sisi pembeli, pemilik usaha juga mendapatkan proteksi maksimal dari berbagai risiko operasional harian.

Pembayaran yang langsung masuk ke sistem perbankan secara otomatis akan mengeliminasi potensi peredaran uang palsu yang kerap merugikan pedagang kecil maupun menengah.

Lebih dari itu, pencatatan yang terdigitalisasi akan mengurangi risiko human error atau selisih perhitungan kasir pada saat tutup buku di penghujung hari operasional.

Syarat Utama dalam Cara Mengajukan Mesin EDC BCA

Keberhasilan dalam proses registrasi sangat bergantung pada kelengkapan berkas administrasi yang diserahkan kepada pihak perbankan. Bank membutuhkan data valid.

Untuk memastikan legalitas bisnis dan memitigasi risiko tindakan pencucian uang (money laundering). Berikut adalah rincian syarat yang harus dikumpulkan:

Kelengkapan Dokumen untuk Kategori Perorangan (Individual)

Bagi pemilik usaha berskala kecil hingga menengah (UMKM) yang belum memiliki badan hukum formal, pihak bank tetap memberikan jalan keluar yang inklusif. Proses registrasi untuk kategori ini relatif lebih ringkas. Beberapa dokumen wajib yang harus disiapkan antara lain:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli pemilik usaha yang masih berlaku.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pribadi.
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) jika ada. Alternatif lainnya adalah Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) dari kelurahan setempat.
  • Rekening giro atau tabungan bank yang bersangkutan atas nama pemilik usaha, yang nantinya akan digunakan sebagai rekening penampung dana (rekening settlement).
  • Foto-foto yang menunjukkan kondisi tempat usaha secara fisik, baik dari sisi luar (tampak depan) maupun bagian dalam.

Persyaratan Khusus untuk Kategori Badan Usaha (PT, CV, Yayasan)

Bagi bisnis yang telah memiliki legalitas berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT) atau Commanditaire Vennootschap (CV), verifikasi dokumen yang dilakukan akan sedikit lebih kompleks.

Hal ini ditujukan untuk memvalidasi penanggung jawab perusahaan secara sah. Persyaratan yang dibutuhkan meliputi:

  • KTP jajaran direksi atau pengurus yang memiliki wewenang sah sesuai struktur perusahaan.
  • NPWP atas nama perusahaan.
  • Akta Pendirian Perusahaan beserta akta perubahan terakhir (jika ada).
  • Surat Keputusan (SK) Pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau NIB yang sudah terintegrasi melalui sistem Online Single Submission (OSS).
  • Rekening giro perusahaan sebagai tujuan pencairan dana transaksi harian.

Tata Langkah dan Cara Mengajukan Mesin EDC BCA Secara Resmi

Setelah memastikan seluruh dokumen administratif terpenuhi dengan baik, langkah berikutnya adalah memproses pengajuan tersebut. Tersedia beberapa opsi saluran pendaftaran yang bisa disesuaikan dengan ketersediaan waktu pelaku bisnis.

Pendaftaran Melalui Kunjungan ke Kantor Cabang Bank

Metode paling konvensional namun sangat efektif adalah dengan datang langsung ke kantor cabang terdekat dari lokasi usaha. Langkah ini sangat disarankan bagi pebisnis yang ingin berkonsultasi secara tatap muka dengan petugas Customer Service.

Bawalah seluruh dokumen asli beserta salinannya (fotokopi) di dalam sebuah map khusus. Sampaikan tujuan kedatangan kepada petugas keamanan agar segera diarahkan menuju meja layanan khusus layanan merchant.

Petugas akan memberikan formulir aplikasi kerja sama merchant yang wajib diisi secara lengkap dan ditandatangani di atas meterai.

Alternatif Pengajuan via Saluran Digital atau Online

Untuk memfasilitasi efisiensi waktu, tersedia juga cara mengajukan mesin EDC BCA menggunakan layanan digital melalui situs web resmi atau aplikasi khusus yang disediakan oleh pihak perbankan.

Pemilik usaha cukup mengisi formulir elektronik (e-form) dan mengunggah pindaian (scan) atau foto dokumen persyaratan ke dalam sistem. Pastikan seluruh foto dokumen terlihat jelas, tidak terpotong, dan dapat terbaca dengan baik.

Agar sistem tidak menolak pengajuan tersebut. Tim terkait biasanya akan menghubungi nomor telepon yang didaftarkan dalam waktu 1-3 hari kerja untuk mengonfirmasi data yang masuk.

Verifikasi Kelayakan dan Survei Lapangan

Setelah dokumen diterima dan dinyatakan lengkap, pihak bank akan menjadwalkan kunjungan atau survei langsung ke lokasi usaha. Petugas lapangan akan memverifikasi kesesuaian antara data administratif dengan kondisi riil di lapangan.

Petugas akan memastikan bahwa bisnis benar-benar beroperasi, memiliki stok barang atau layanan yang ditawarkan, serta memiliki konektivitas sinyal seluler atau internet yang memadai agar perangkat bisa menangkap jaringan saat memproses kartu pelanggan.

Memahami Skema Biaya dan Merchant Discount Rate (MDR)

Sebagian besar pebisnis pemula sering kali ragu untuk beralih ke transaksi digital karena khawatir akan terbebani oleh potongan biaya yang besar. Padahal, struktur biayanya sangat transparan dan telah diatur sedemikian rupa agar tidak memberatkan keberlangsungan bisnis.

Apa Saja Komponen Biaya yang Harus Ditanggung?

Secara umum, pihak bank menggratiskan biaya instalasi perangkat bagi merchant baru. Namun, pelaku usaha perlu menyiapkan sejumlah dana yang akan ditahan (hold) di rekening sebagai bentuk uang jaminan (deposit).

Nominal deposit ini bervariasi bergantung pada jenis dan spesifikasi perangkat yang diberikan (mulai dari model standar, nirkabel, hingga versi Android yang lebih modern).

Dana deposit ini akan dikembalikan secara utuh apabila kelak kerja sama diakhiri dan perangkat dikembalikan dalam kondisi baik.

Ketentuan MDR Berdasarkan Jenis Transaksi

Merchant Discount Rate (MDR) adalah persentase potongan biaya dari setiap nominal transaksi yang berhasil terjadi. Kebijakan besaran MDR ini mengacu pada regulasi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sebagai gambaran:

  • Transaksi menggunakan kartu debit (on-us atau sesama bank) umumnya dikenakan persentase yang sangat minim, bahkan ada yang mencapai 0% tergantung program yang sedang berjalan.
  • Transaksi kartu kredit atau kartu dari bank lain (off-us) biasanya memiliki rentang MDR antara 0,15% hingga 2%, bergantung pada jenis kategori usaha (UMKM, reguler, atau khusus pendidikan/SPBU).
  • Transaksi QRIS juga mengacu pada tarif MDR standar Bank Indonesia yang dinamis dan dirancang sangat ramah bagi pelaku usaha mikro.

Berapa Lama Proses Cara Mengajukan Mesin EDC BCA Hingga Terpasang?

Pertanyaan yang paling sering muncul adalah terkait estimasi waktu pelayanan. Waktu yang dibutuhkan sejak penyerahan berkas hingga perangkat bisa memproses transaksi pertama sangat bervariasi, tergantung pada kesiapan data yang diberikan.

Tahap Analisis Dokumen dan Validasi Internal

Setelah menerapkan cara mengajukan mesin EDC BCA di tahap awal, bank membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 hari kerja untuk memproses legalitas (Service Level Agreement standar). Proses ini mencakup pengecekan status blacklist Bank Indonesia.

Rekam jejak kredit pemilik usaha, serta validasi domisili bangunan tempat usaha beroperasi. Jika berkas sempurna dan tidak ada masalah pengecekan riwayat finansial, persetujuan bisa diterbitkan lebih cepat dari estimasi tersebut.

Proses Instalasi, Pemasangan, dan Edukasi Penggunaan

Begitu proses validasi berstatus disetujui (approved), tim teknisi dari pihak vendor akan menghubungi nomor penanggung jawab merchant untuk mengatur jadwal pemasangan perangkat.

Setibanya di lokasi, teknisi tidak hanya melakukan instalasi jaringan dan memasang gulungan kertas struk (thermal paper), tetapi juga akan memberikan pelatihan singkat kepada kasir.

Edukasi ini meliputi cara menghidupkan mesin, melakukan pembaruan sistem (settlement harian), membatalkan transaksi yang salah ketik (void), hingga cara mengganti kertas setruk yang telah habis.

Tips Sukses Agar Cara Mengajukan Mesin EDC BCA Cepat Disetujui

Tidak jarang sebuah pengajuan terpaksa ditolak oleh sistem perbankan. Agar terhindar dari kendala birokrasi, ada beberapa langkah antisipatif yang perlu diperhatikan secara saksama.

Pastikan Rekam Jejak Kredit Bersih

Pihak perbankan selalu menjadikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai acuan dasar. Pastikan nama pemilik usaha maupun jajaran direksi tidak memiliki riwayat kredit macet di institusi keuangan manapun.

Rekam jejak perbankan yang sehat menjadi parameter utama penentu tingkat kepercayaan bank terhadap kredibilitas sebuah bisnis.

Lokasi Usaha yang Jelas dan Meyakinkan

Bagi usaha rumahan atau online shop yang tidak memiliki etalase toko fisik megah, pastikan letak usaha memiliki visibilitas yang cukup wajar. Siapkan banner atau spanduk kecil yang menandakan eksistensi usaha tersebut.

Selain itu, pastikan aktivitas transaksi jual beli secara riil dapat dibuktikan saat petugas survei datang meninjau lokasi, misalnya dengan memperlihatkan faktur penjualan atau rincian pembukuan sederhana selama beberapa bulan terakhir.

Kesimpulan

Menyongsong era perekonomian digital mensyaratkan setiap pebisnis untuk terus berinovasi dalam hal pelayanan pembayaran. Dengan mengikuti tata laksana dan cara mengajukan mesin EDC BCA sesuai prosedur yang berlaku.

Hambatan transaksi pembayaran harian dapat ditekan seminimal mungkin. Selalu pastikan kelengkapan syarat administrasi dan kejernihan rekam jejak keuangan agar proses survei dan instalasi berjalan tanpa kendala berarti.

Kehadiran fasilitas pembayaran modern pada akhirnya akan menciptakan citra profesional yang kuat, mendongkrak kepuasan pelanggan, serta memastikan sirkulasi perputaran uang tunai perusahaan terkelola dengan aman, terdata rapi, dan sistematis.

Leave a Comment