Home » Ekonomi » Cara Mengaktifkan OVO PayLater dengan Cepat, Ini Syarat dan Ketentuannya

Cara Mengaktifkan OVO PayLater dengan Cepat, Ini Syarat dan Ketentuannya

dfx.co.id – Di era digital seperti sekarang, kebutuhan mendesak seringkali datang tanpa permisi. Dompet digital telah menjadi penyelamat bagi banyak orang, terutama dengan hadirnya fitur Buy Now Pay Later. Salah satu yang paling banyak dicari adalah cara mengaktifkan OVO PayLater.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbelanja di berbagai merchant rekanan dan membayarnya di kemudian hari, baik dalam hitungan 30 hari maupun cicilan bertenor panjang.

Bagi mereka yang sering bertransaksi menggunakan OVO, kehadiran fasilitas pembayaran tunda ini tentu menjadi angin segar. Namun, tidak sedikit pengguna yang merasa bingung karena menu tersebut tidak muncul atau pengajuannya selalu ditolak.

Melalui pembahasan kali ini, kita akan mengupas tuntas seluk-beluk aktivasi layanan ini, mulai dari persyaratan administratif hingga trik khusus agar pengajuan disetujui oleh sistem analis kredit.

Mengenal Keuntungan OVO PayLater

Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami mengapa layanan ini begitu diminati. OVO PayLater bukan sekadar utang konsumtif, melainkan alat manajemen arus kas jika digunakan dengan bijak.

Layanan ini umumnya bekerjasama dengan mitra penyedia pinjaman terpercaya (seperti Taralite atau bank mitra) yang diawasi oleh OJK.

Keuntungan utamanya terletak pada fleksibilitas. Pengguna bisa membeli kebutuhan pokok, pulsa, atau membayar tagihan listrik saat tanggal tua, lalu melunasinya saat gaji sudah turun. Selain itu, OVO sering memberikan promo khusus.

Berupa cashback OVO Points yang lebih besar jika metode pembayaran menggunakan PayLater. Kemudahan ini membuat banyak orang berlomba-lomba mencari tahu cara mengaktifkan OVO PayLater agar bisa menikmati fasilitas kredit instan tanpa kartu kredit fisik yang ribet.

Syarat Mutlak Sebelum Pengajuan

Sistem keuangan digital memiliki standar keamanan yang ketat. Tidak semua akun OVO otomatis berhak mendapatkan fasilitas ini. Ada beberapa kriteria dasar yang wajib dipenuhi agar sistem menganggap akun tersebut layak diberikan limit kredit.

1. Status Akun Wajib OVO Premier

Ini adalah gerbang utama. Akun yang masih berstatus OVO Club (standar) tidak akan bisa mengakses fitur finansial lanjuan. Pengguna harus melakukan proses Upgrade ke OVO Premier.

Proses ini melibatkan verifikasi identitas (KYC) yang ketat. Tujuannya adalah memastikan bahwa pemegang akun adalah manusia asli dan warga negara yang sah, mencegah pencucian uang, dan penipuan identitas.

2. Usia dan Domisili

Secara hukum, seseorang baru bisa melakukan perjanjian kredit jika sudah dewasa. Batas minimal usia pendaftar adalah 21 tahun. Selain itu, domisili juga berpengaruh. Pada tahap awal peluncuran atau pembaruan fitur.

Layanan ini biasanya diprioritaskan untuk pengguna yang berdomisili di kota-kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, dan lainnya. Hal ini berkaitan dengan jangkauan verifikasi lapangan jika diperlukan.

3. Usia Akun dan Riwayat Transaksi

Sistem kredit (credit scoring) membutuhkan data untuk menganalisis perilaku keuangan. Akun yang baru dibuat kemarin sore memiliki peluang kecil untuk disetujui.

Akun sebaiknya sudah berumur minimal 6 bulan dengan riwayat transaksi yang aktif. Semakin sering saldo OVO digunakan untuk membayar Grab, Tokopedia, atau merchant offline, semakin tinggi skor kredit yang terbentuk.

Langkah Detail Cara Mengaktifkan OVO PayLater

Setelah yakin semua syarat terpenuhi, saatnya masuk ke proses inti. Perlu diingat bahwa antarmuka aplikasi bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pembaruan, namun alur dasarnya tetap sama. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:

Menemukan Menu Pendaftaran

Buka aplikasi OVO versi terbaru. Pada halaman utama (dashboard), biasanya terdapat ikon atau menu bertuliskan “PayLater” atau “Finance”.

Jika tidak menemukannya di halaman depan, coba cek pada bagian ‘Finance’. Di sana akan terlihat opsi untuk mengaktifkan layanan bayar nanti. Klik tombol “Aktifkan Sekarang” untuk memulai proses.

Verifikasi Data Diri dan Dokumen

Sistem akan meminta pengguna untuk mengisi formulir digital. Data yang diminta biasanya meliputi:

  • Foto KTP: Pastikan menggunakan e-KTP asli, bukan fotokopi. Foto harus jelas, tidak buram, dan semua tulisan terbaca. Hindari pantulan cahaya lampu (glare) pada plastik KTP.
  • Data Pekerjaan: Isi dengan jujur mengenai jenis pekerjaan dan nama perusahaan.
  • Penghasilan Bulanan: Ini adalah parameter penting untuk menentukan besaran limit. Masukkan angka yang realistis sesuai dengan pemasukan nyata.
  • Kontak Darurat: Biasanya diminta mencantumkan satu atau dua nomor keluarga kerabat dekat yang bisa dihubungi.

Proses Selfie dengan KTP

Tahap ini seringkali menjadi penyebab kegagalan cara mengaktifkan OVO PayLater bagi banyak orang. Pengguna akan diminta melakukan swafoto sambil memegang KTP. Posisikan wajah dan KTP dalam bingkai yang tersedia di layar.

Pastikan wajah tidak tertutup aksesoris seperti topi atau kacamata hitam, dan data pada KTP tidak tertutup jari tangan. Lakukan di ruangan dengan pencahayaan yang cukup terang.

Menunggu Analisis Sistem

Setelah semua data dikirim, sistem analis kredit akan bekerja. Proses ini bisa memakan waktu dari beberapa menit hingga 2 x 24 jam kerja. Notifikasi diterima atau ditolaknya pengajuan akan dikirimkan melalui aplikasi atau email yang terdaftar.

Mengapa Menu OVO PayLater Tidak Muncul?

Banyak keluhan muncul mengenai hilangnya opsi ini di aplikasi. Jika ini terjadi, jangan panik. Ada beberapa alasan logis dan teknis di balik fenomena tersebut.

  • Sistem Undangan (Whitelist): Seringkali, OVO menerapkan sistem whitelist atau undangan. Artinya, hanya pengguna terpilih dengan skor transaksi tertentu yang ditawari fitur ini. Jika belum muncul, berarti profil akun belum memenuhi kriteria algoritma internal mereka untuk diberikan penawaran.
  • Integrasi dengan Partner Lain: Ekosistem OVO sangat erat dengan Grab dan Tokopedia. Terkadang, akses PayLater dialihkan melalui aplikasi Grab (Grab PayLater) atau Tokopedia, namun sumber dananya tetap terhubung. Cek aplikasi Grab, apakah fitur “PayLater” di sana sudah aktif dan terhubung ke nomor OVO yang sama.
  • Skor Kredit Buruk: OVO terhubung dengan data SLIK OJK (dulu BI Checking). Jika pengguna memiliki riwayat kredit macet di bank atau aplikasi pinjaman online lain, besar kemungkinan fitur ini akan disembunyikan atau pengajuan otomatis ditolak demi manajemen risiko.

Strategi Agar Pengajuan Disetujui

Mengetahui cara mengaktifkan OVO PayLater saja tidak cukup, kita perlu strategi agar lolos verifikasi. Sistem credit scoring digital sangat sensitif terhadap pola data.

1. Konsistensi Data

Pastikan data yang dimasukkan saat pendaftaran sama persis dengan data yang ada di Dukcapil. Kesalahan satu huruf pada nama atau perbedaan tanggal lahir akan menyebabkan penolakan otomatis oleh sistem verifikasi identitas.

Alamat yang dimasukkan juga sebaiknya sesuai dengan domisili saat ini atau sesuai KTP.

2. Tingkatkan Transaksi Digital

Sebelum mengajukan, cobalah untuk “memanaskan” akun selama satu bulan penuh. Gunakan OVO untuk segala jenis pembayaran, mulai dari beli pulsa, bayar air, hingga jajan makanan.

Hindari membiarkan saldo kosong terlalu lama. Perputaran uang yang sehat menandakan kemampuan bayar yang baik.

3. Jaga Reputasi Keuangan

Lunasi semua tagihan di platform lain tepat waktu. Pihak penyedia layanan PayLater saling berbagi data melalui pusat data kredit nasional. Jika tercatat bersih di platform lain, peluang disetujui di OVO akan jauh lebih besar.

Biaya Layanan, Bunga, dan Limit

Transparansi biaya adalah hal vital sebelum berutang. OVO PayLater biasanya menerapkan biaya layanan setiap kali transaksi dilakukan. Besaran biaya ini variatif, namun umumnya berkisar di angka persentase kecil dari total transaksi.

Untuk skema cicilan, bunga yang dikenakan biasanya kompetitif, bersaing dengan kartu kredit konvensional maupun aplikasi pinjol legal lainnya (sekitar 2-3% per bulan, tergantung tenor).

Mengenai limit, pengguna baru umumnya tidak langsung mendapatkan limit jutaan rupiah. Sistem biasanya memberikan “Limit Awal” (misalnya Rp500.000) untuk menguji kedisiplinan bayar.

Jika dalam beberapa bulan pembayaran selalu lancar, limit akan dinaikkan secara bertahap tanpa perlu diminta. Sebaliknya, telat bayar satu hari saja bisa membuat limit dibekukan dan dikenakan denda keterlambatan yang cukup perih.

Risiko Menggunakan PayLater

Meskipun cara mengaktifkan OVO PayLater terbilang mudah, tanggung jawab yang menyertainya cukup berat. Kemudahan “tinggal klik” seringkali membuat psikologis pengguna merasa memiliki uang lebih, padahal itu adalah utang.

Risiko terbesar adalah perilaku impulsif. Membeli barang yang tidak dibutuhkan hanya karena “bisa dicicil” adalah jebakan finansial. Selain itu, keterlambatan pembayaran akan tercatat di SLIK OJK.

Catatan buruk ini bisa menghambat pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) di masa depan. Gunakan fitur ini hanya untuk kebutuhan produktif atau keadaan darurat, bukan untuk gaya hidup semata.

Rangkuman

Mengaktifkan layanan bayar nanti dari OVO memerlukan kombinasi antara kelengkapan administrasi dan rekam jejak akun yang sehat. Mulai dari memastikan status akun sudah Premier, menjaga skor kredit tetap bersih, hingga melakukan langkah-langkah pendaftaran dengan teliti.

Fleksibilitas pembayaran yang ditawarkan memang sangat membantu likuiditas bulanan, asalkan digunakan dengan penuh perhitungan. Ingatlah bahwa setiap klik persetujuan kredit membawa kewajiban pembayaran di masa depan.

Semoga informasi mengenai cara mengaktifkan OVO PayLater ini bisa membantu kamu mendapatkan limit yang diharapkan dan memanfaatkannya untuk kebutuhan yang tepat.

Leave a Comment