Sports 12 Oct 2026, 17:48 WIB • 3 Dilihat

Kala Elliot Anderson Jadi 'Bos' di Anfield: Man City Libas Liverpool 3-0

Kala Elliot Anderson Jadi 'Bos' di Anfield: Man City Libas Liverpool 3-0
Perbesar Foto

Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi

Elliot Anderson menjadi sorotan utama setelah memimpin Manchester City meraih kemenangan telak 3-0 atas Liverpool di Anfield pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Gelandang muda tersebut tampil luar biasa dan dinobatkan sebagai Man of the Match, mengukuhkan dominasinya di lapangan.

Dominasi Mutlak di Jantung Lini Tengah

Anderson menunjukkan performa menawan, mengendalikan sepenuhnya tempo permainan di lini tengah City.

Ia menjadi motor serangan sekaligus peredam inisiatif Liverpool, mengingatkan banyak pihak pada gaya bermain Rodri.

"Kami semua sangat bersatu, lebih dari sebelumnya, dan saya pikir kami harus tetap seperti itu." — Elliot Anderson, Gelandang Manchester City
  • Melakukan 100 sentuhan bola, terbanyak di laga tersebut.
  • Menyelesaikan 71 operan sukses, juga angka tertinggi di pertandingan itu.
  • Memenangkan 11 duel, menunjukkan keunggulan fisik dan mental.
  • Mencatatkan 1 assist dan menciptakan 2 peluang berbahaya.
  • Menjelajah lapangan sejauh 7,1 mil, paling banyak di antara pemain lain.

Strategi Maresca Berhasil Redam Anfield

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, berhasil meracik strategi yang membuat timnya menguasai pertandingan di babak kedua.

Performa impresif Anderson menjadi kunci dalam membalikkan momentum setelah sempat kesulitan di awal laga.

Kartu merah untuk Ryan Gravenberch dari Liverpool turut membuka jalan bagi City untuk mencetak gol-gol kemenangan.

"Kami berhasil membungkam para penggemar, itu sangat memuaskan." — Elliot Anderson, Gelandang Manchester City

Respons Gemilang di Tengah Tekanan

Kemenangan besar ini sangat penting bagi Manchester City yang datang ke Anfield di tengah pengawasan ketat terkait dugaan pelanggaran FFP.

Anderson menegaskan bahwa kebersamaan dan semangat juang tim adalah faktor utama di balik hasil positif ini.

Tampilan dominannya di laga tandang sulit membuktikan kualitas serta karakternya sebagai pemain kelas dunia.

Tama Abdulah

Jurnalis redaksi dfx.co.id dengan spesialisasi liputan ekonomi, perbankan digital, dan teknologi.

Kembali ke Beranda