Samsung Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Jantung lewat Galaxy Watch
Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi
Pada Jumat, 9 Oktober 2026, Samsung kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat Indonesia dengan mengajak untuk lebih proaktif menjaga kesehatan jantung. Inisiatif ini dikampanyekan melalui pemanfaatan teknologi canggih pada perangkat Galaxy Watch, yang kini dilengkapi dengan berbagai fitur inovatif untuk pemantauan kesehatan kardiovaskular secara menyeluruh.
Ajakan ini hadir sebagai respons terhadap data global yang menunjukkan penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Oleh karena itu, peringatan Hari Jantung Sedunia pada 29 September 2026 lalu menjadi momentum penting bagi Samsung untuk mengedukasi dan memfasilitasi masyarakat dalam membangun gaya hidup yang lebih sehat.
Inovasi Terdepan Galaxy Watch untuk Deteksi Dini
Samsung Galaxy Watch terbaru, termasuk model Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9, hadir dengan serangkaian fitur kesehatan jantung yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi tubuh pengguna. Salah satu inovasi utama adalah fitur Heart Health Score yang terintegrasi dalam aplikasi Samsung Health.
Heart Health Score ini bekerja dengan melacak dan menganalisis berbagai indikator kesehatan penting. Indikator tersebut mencakup durasi tidur, tingkat aktivitas harian, komposisi tubuh, serta vaskular load, yang kemudian dirangkum menjadi satu skor sederhana yang mudah dipahami.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memantau perubahan pada tubuh mereka dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan. Sebagai contoh, jika pengguna melewatkan olahraga selama beberapa hari, Galaxy Watch dapat mengenali adanya penurunan aktivitas dengan intensitas sedang hingga tinggi, yang kemudian tercermin dalam Heart Health Score yang lebih rendah.
"Samsung Health terus berevolusi untuk menghubungkan data kesehatan yang diukur oleh Galaxy Watch dengan wawasan berbasis AI, memungkinkan pengguna memahami kondisi fisik dan mental mereka dengan lebih mudah dan intuitif," ujar Hon Pak, Senior Vice President dan Head of Digital Health Team untuk Mobile eXperience (MX) Business di Samsung Electronics. "Samsung Electronics akan terus memperluas pengalaman manajemen kesehatan yang proaktif dan personal berdasarkan ekosistem Galaxy yang terhubung dan inovasi kesehatan digital."
Selain Heart Health Score, Galaxy Watch juga dibekali dengan BioActive Sensor canggih. Sensor ini mengintegrasikan tiga sensor presisi dalam satu perangkat, yaitu sensor detak jantung optik (PPG), sensor elektrokardiogram (ECG), dan sensor analisis impedansi bioelektrik (BIA).
Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk merekam elektrokardiogram hanya dengan meletakkan jari pada elektroda di sisi jam selama 30 detik. Fitur ini membantu mengidentifikasi tanda-tanda irama jantung yang tidak normal, seperti fibrilasi atrium atau detak ektopik.
Tak hanya itu, fitur Irregular Heart Rhythm Notification (IHRN) secara proaktif memantau irama jantung pengguna sepanjang hari dan memberikan notifikasi apabila mendeteksi tanda-tanda irama jantung tidak normal yang berulang.
Pemantauan Holistik: Dari Tekanan Darah hingga Kualitas Tidur
Galaxy Watch juga memungkinkan pemantauan tekanan darah langsung dari pergelangan tangan. Setelah kalibrasi satu kali setiap empat minggu menggunakan alat pengukur tekanan darah di rumah, pengguna dapat memantau tekanan darah kapan saja dan di mana saja.
Pentingnya tidur bagi kesehatan jantung juga menjadi fokus Samsung. Saat digunakan ketika tidur, Galaxy Watch menganalisis lima tanda vital utama, yaitu detak jantung saat tidur, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah.
Data ini kemudian dibandingkan dengan baseline pribadi pengguna. Saat pengguna bangun, Galaxy Watch dapat memberikan notifikasi apabila mendeteksi perubahan signifikan dibandingkan dengan baseline tersebut, memberikan wawasan penting tentang kualitas tidur dan potensi masalah kesehatan.
Mendorong Gaya Hidup Sehat Berdasarkan Rekomendasi Ahli
Samsung Galaxy Watch tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga mendorong pengguna untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat. Fitur-fitur ini sejalan dengan rekomendasi Life's Essential 8 dari American Heart Association, yang mencakup delapan faktor penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Kedelapan faktor tersebut meliputi pola makan, aktivitas fisik, tidur, berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta kebiasaan berhenti merokok. Dengan insight yang dapat diakses langsung dari pergelangan tangan, Galaxy Watch membantu pengguna mengenali perubahan pada tubuh, memahami kebiasaan sehari-hari, dan mengambil langkah selanjutnya untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat.
"Kami menggabungkan teknologi sensor Galaxy Watch dengan kemampuan analitik Samsung Health untuk membantu pengguna mengelola faktor risiko kesehatan jantung," kata Choi Jong-min, Executive Vice President Digital Health Team di Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics. "Pendekatan proaktif ini telah terbukti membantu dalam deteksi dini masalah kesehatan kardiovaskular."
Samsung juga memperkenalkan fitur Connected Care, yang memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi kesehatan terpilih dengan anggota keluarga. Dengan persetujuan pengguna, data seperti tekanan darah, detak jantung, tidur, olahraga, komposisi tubuh, glukosa darah, data pengobatan, dan tanda vital lainnya dapat dibagikan, memungkinkan keluarga untuk saling mendukung dalam menjaga kesehatan.
Dampak Nyata dan Visi Masa Depan Kesehatan Digital
Keberhasilan fitur-fitur Galaxy Watch telah terbukti dalam kasus nyata. Samsung melaporkan beberapa kejadian di mana peringatan dari Galaxy Watch mendorong pengguna untuk mencari perhatian medis. Misalnya, kasus di Yordania di mana notifikasi irama jantung tidak teratur membantu mendeteksi aterosklerosis, dan di Brasil, pembacaan ECG yang berulang kali tidak jelas memicu kunjungan ke rumah sakit untuk mengatasi risiko infark miokard.
Samsung terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, termasuk eksplorasi pemantauan glukosa non-invasif dan analisis genomik, meskipun integrasi langsung dengan Samsung Health masih dalam tahap pengembangan. Visi Samsung adalah menjadikan Galaxy Watch sebagai pendamping kesehatan berbasis AI yang proaktif, memberikan panduan personal yang intuitif setiap hari.
Dengan pembaruan berkelanjutan pada aplikasi Samsung Health dan inovasi pada perangkat Galaxy Watch, Samsung berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat agar dapat mengambil kendali atas kesehatan jantung mereka, satu detak pada satu waktu, langsung dari pergelangan tangan.