Teknologi 09 Oct 2026, 17:36 WIB • 4 Dilihat

WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat untuk Perketat Privasi

WhatsApp Uji Fitur Restricted Chat untuk Perketat Privasi
Perbesar Foto

Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi

Aplikasi pesan instan terkemuka, WhatsApp, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat privasi pengguna dengan meluncurkan fitur baru. Fitur inovatif ini diberi nama ‘Restricted Chat’ dan kini tengah dalam tahap uji coba intensif.

Pengembangan fitur Restricted Chat bertujuan untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan pada percakapan yang dianggap sensitif. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari fitur ‘Advanced Chat Privacy’ yang telah ada sebelumnya.

Uji coba Restricted Chat mulai digulirkan secara bertahap kepada sejumlah pengguna WhatsApp Beta untuk perangkat Android versi 2.26.39.11 dan iOS versi 26.39.10.20 sejak awal Oktober 2026.

Langkah ini menyoroti upaya berkelanjutan WhatsApp, di bawah naungan Meta, untuk memastikan pengguna memiliki kontrol lebih besar atas data dan komunikasi pribadi mereka.

Mekanisme dan Pembatasan Utama Restricted Chat

Fitur Restricted Chat dirancang untuk membatasi akses percakapan tertentu agar hanya bisa diakses melalui ponsel utama pengguna. Ini berarti percakapan yang telah diaktifkan fitur ini tidak akan tersedia pada perangkat lain yang terhubung ke akun WhatsApp, seperti WhatsApp Web, aplikasi desktop, tablet, atau ponsel sekunder yang berstatus sebagai perangkat tertaut (linked device).

Ketika Restricted Chat diaktifkan, WhatsApp akan menampilkan notifikasi khusus di dalam ruang obrolan dan memberlakukan empat pembatasan utama.

Pembatasan pertama adalah mencegah unduhan otomatis media seperti foto atau video ke galeri perangkat penerima. Kedua, pengguna tidak dapat mengekspor riwayat percakapan ke luar aplikasi, menjaga isi chat tetap berada di dalam ekosistem WhatsApp.

Ketiga, fitur-fitur Meta AI tidak dapat diakses atau digunakan di dalam ruang percakapan yang dilindungi. Terakhir, dan yang paling krusial, percakapan tidak dapat diakses melalui perangkat tertaut.

“Pembatasan perangkat ini dinilai penting karena perangkat tertaut dapat menjadi jalur bagi aplikasi tidak resmi atau perangkat lunak lain untuk mengakses percakapan. Dengan membuat chat hanya tersedia pada perangkat utama, akses melalui perangkat tertaut dapat dibatasi,” demikian penjelasan dari laporan WABetaInfo yang banyak dikutip media.

Melindungi Percakapan dari Ancaman Pihak Ketiga dan AI

WhatsApp menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah penggunaan aplikasi pihak ketiga atau bot/AI agent yang berpotensi menyadap atau mengeksploitasi isi pesan. Dengan semakin canggihnya agen AI, kontrol terhadap akses percakapan pribadi menjadi sangat penting.

Fitur ini memberikan kendali lebih jauh kepada pengguna terhadap bagaimana percakapan sensitif mereka digunakan. Ini adalah respons proaktif terhadap tantangan privasi yang berkembang di era digital.

Meskipun demikian, WhatsApp tetap menjamin keamanan semua pesan dan panggilan dengan fitur enkripsi end-to-end yang telah menjadi standar. Enkripsi ini tetap aktif, terlepas dari apakah fitur Restricted Chat diaktifkan atau tidak.

Perbedaan dengan Fitur Kunci Chat (Chat Lock)

Penting untuk dicatat bahwa Restricted Chat memiliki fungsi yang berbeda dengan fitur Kunci Chat (Chat Lock) yang sudah lebih dulu tersedia.

Chat Lock digunakan untuk menyembunyikan dan mengunci percakapan sensitif dari daftar chat utama, yang hanya bisa diakses setelah melewati autentikasi perangkat.

Sebaliknya, Restricted Chat tidak menyembunyikan chat dengan cara yang sama, melainkan lebih berfokus pada pembatasan terhadap isi percakapan dan bagaimana pesan tersebut dapat diakses dari perangkat lain.

Tahap Uji Coba dan Ketersediaan

Saat ini, fitur Restricted Chat masih dalam tahap pengujian beta dan belum tersedia secara luas untuk seluruh pengguna pada versi stabil. Pengujian dilakukan secara bertahap, sehingga belum semua pengguna beta mendapatkan akses ke fitur ini.

Untuk mengaktifkan fitur Restricted Chat, pengguna dapat mengaksesnya secara manual dari opsi ‘Info Chat’ atau halaman informasi percakapan. Fitur ini dinonaktifkan secara default, memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk memilih percakapan mana yang ingin mereka lindungi.

WhatsApp belum mengumumkan jadwal pasti kapan fitur Restricted Chat ini akan dirilis secara publik ke semua pengguna. Namun, kehadiran fitur ini dalam program beta menandakan bahwa WhatsApp serius dalam memperkuat ekosistem privasi penggunanya.

Tag Topik Terkait:
Kembali ke Beranda