Teknologi 22 Sep 2026, 02:48 WIB 3 Dilihat

Anthropic Buka Lab Biologi, Perkuat Riset Obat Berbasis AI

Dapatkan Berita Terkini

Ikuti kami di Google News untuk update tercepat

Ikuti
Anthropic Buka Lab Biologi, Perkuat Riset Obat Berbasis AI

Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi

Anthropic, perusahaan di balik model AI Claude, telah mendirikan laboratorium biologi fisik.

Langkah ini menandakan perluasan ambisi riset Anthropic di luar perangkat lunak.

Ekspansi ke Ilmu Hayati

Laboratorium ini berlokasi di San Francisco Bay Area.

Tujuannya adalah untuk melakukan eksperimen biologi fisik guna memajukan program penemuan obat berbasis AI.

Langkah ini menunjukkan pergeseran industri menuju penemuan ilmiah yang didukung AI.

"Kami percaya bahwa untuk melakukan biologi, ujian terakhir masih dan akan tetap ada dalam pekerjaan laboratorium yang sebenarnya." — Eric Kauderer-Abrams, Kepala Ilmu Hayati Anthropic

Anthropic sebelumnya telah menyediakan alat dan layanan AI kepada perusahaan farmasi.

Beberapa di antaranya termasuk Genentech, Bristol Myers Squibb, dan Novo Nordisk.

Fokus Riset dan Pengembangan

Perusahaan ini berencana untuk fokus pada area penyakit yang kurang menarik secara finansial bagi pengembang obat mapan.

Hal ini sebagian didorong oleh pengalaman pribadi CEO Dario Amodei.

Anthropic mengakuisisi startup biotek AI Coefficient Bio pada bulan April.

Mereka juga meluncurkan platform Claude Science pada bulan Juni.

"Kami berada di tahap awal penggunaan AI untuk mengotomatiskan pelaksanaan pekerjaan laboratorium." — Eric Kauderer-Abrams, Kepala Ilmu Hayati Anthropic

Meskipun ada penekanan pada penemuan obat, juru bicara Anthropic menyatakan laboratorium tersebut tidak khusus untuk penemuan obat.

Namun, mereka menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai fokus laboratorium.

Kerja Sama Industri

Novo Nordisk mengumumkan kolaborasi baru untuk menguji Claude Science.

Ini akan digunakan dalam alur kerja penelitian dan pengembangan spesifik mereka.

Langkah ini merupakan bagian dari tujuan Novo Nordisk menjadi "perusahaan layanan kesehatan yang paling didorong oleh AI di dunia."

Meskipun Anthropic berinvestasi besar dalam ilmu hayati, mereka belum menjalankan uji klinis.

Perusahaan menyeimbangkan peningkatan model untuk pengembangan obat dengan penerapan yang hati-hati untuk membatasi risiko.

"Misi perusahaan adalah mengembangkan AI yang kuat sedemikian rupa untuk menguntungkan dunia." — Eric Kauderer-Abrams, Kepala Ilmu Hayati Anthropic
  • Anthropic mendirikan laboratorium biologi fisik di San Francisco Bay Area.
  • Tujuannya adalah untuk mempercepat program penemuan obat yang didukung AI.
  • Perusahaan berencana untuk mengatasi penyakit yang diabaikan oleh perusahaan farmasi tradisional.
  • Anthropic berkolaborasi dengan perusahaan farmasi besar seperti Novo Nordisk.
  • Meskipun ada kemajuan, Anthropic belum menjalankan uji klinis untuk program obatnya.
"}.
Tama Abdulah

Jurnalis profesional dengan fokus liputan berita aktual, investigasi mendalam, dan fakta terverifikasi di Indonesia.

Tag Topik Terkait:
Kembali ke Beranda