Dunia 26 Sep 2026, 14:24 WIB • 3 Dilihat

Gunung Antartika Unik, Semburkan Emas Murni Tiap Hari

Dapatkan Berita Terkini

Ikuti kami di Google News untuk update tercepat

Ikuti
Gunung Antartika Unik, Semburkan Emas Murni Tiap Hari

Foto: Foto: Gunung Erebus, Antartika pada hari Jumat, 11 November 2016. (AP/Mark Ralston/File Foto)

Fenomena alam langka terjadi di Antartika.

Sebuah gunung berapi aktif dilaporkan mengeluarkan partikel emas murni ke atmosfer.

Gunung berapi yang dimaksud adalah Gunung Erebus, yang terletak di benua paling selatan.

Penelitian terbaru mengungkap aktivitas vulkaniknya mampu melontarkan sekitar 80 gram emas setiap harinya.

Estimasi nilai emas yang dikeluarkan gunung ini mencapai US$6.000 atau setara Rp91 juta.

Partikel emas tersebut tidak hanya ditemukan di area kawah gunung.

Debu emas bahkan terdeteksi terbawa angin hingga jarak 1.000 kilometer dari lokasi gunung.

Karakteristik Gunung Erebus yang Mengagumkan

Gunung Erebus dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling ganas di Antartika.

Dengan ketinggian puncak mencapai 3.794 meter, gunung ini juga merupakan gunung berapi aktif tertinggi di benua tersebut.

Selain itu, Erebus memegang rekor sebagai gunung berapi aktif paling selatan di planet Bumi.

Nama gunung ini diambil dari personifikasi kegelapan dalam mitologi Yunani.

Legenda menyebutkan gunung ini meletus saat Kapten Sir James Clark Ross pertama kali menemukannya pada 1841.

Danau Lava dan Semburan Tak Biasa

Para ilmuwan memantau Gunung Erebus menggunakan citra satelit geologi.

Pengamatan menunjukkan adanya danau lava pijar di kawah puncaknya.

Danau lava ini telah aktif bergejolak setidaknya sejak tahun 1972.

Gunung berapi ini secara rutin mengeluarkan gas dan uap.

Dalam aktivitas sebelumnya, gunung ini pernah mengeluarkan bongkahan batu yang sebagian mencair, dikenal sebagai bom vulkanik.

Namun, penemuan mengejutkan datang dari analisis semburan gasnya.

Gas tersebut ternyata mengandung kristal-kristal kecil emas metalik dengan ukuran mikrometer.

Tragedi yang Melibatkan Gunung Erebus

Gunung Erebus juga tercatat dalam sejarah kelam penerbangan.

Pada 28 November 1979, sebuah pesawat Air New Zealand jatuh di lereng gunung ini.

Seluruh 257 orang di dalam pesawat tewas dalam tragedi tersebut.

Penerbangan itu merupakan bagian dari tur wisata ke Antartika yang berangkat dari Auckland, Selandia Baru.

Tama Abdulah

Jurnalis profesional dengan fokus liputan berita aktual, investigasi mendalam, dan fakta terverifikasi di Indonesia.

Tag Topik Terkait:
Kembali ke Beranda