Koneksi Internet Terputus di Tigray Akibat Perang Saudara yang Memanas
Dapatkan Berita Terkini
Ikuti kami di Google News untuk update tercepat
Foto: Foto: REUTERS/Stringer
Konflik bersenjata kembali berkecamuk di wilayah utara Ethiopia, Tigray.
Bentrokan antara pasukan daerah dan tentara nasional memicu terputusnya layanan internet dan telepon.
Perusahaan telekomunikasi milik negara, Ethio Telecom, dilaporkan menghentikan total layanannya.
Namun, perusahaan swasta Safaricom masih beroperasi di wilayah tersebut.
Data dari kelompok pemantau internet NetBlocks mengonfirmasi adanya pemadaman jaringan di Tigray utara.
Situasi Kemanusiaan Memburuk Akibat Pemadaman
Duke Burbridge, seorang pekerja kemanusiaan di Mekelle, ibu kota Tigray, mengungkapkan keprihatinannya.
Ia menyatakan bahwa pemadaman jaringan telekomunikasi ini akan berdampak buruk.
Pasalnya, ketersediaan uang tunai sudah sangat terbatas selama delapan bulan terakhir.
Banyak warga Tigray bergantung pada layanan perbankan digital dan aplikasi uang seluler untuk transaksi sehari-hari.
Pemadaman ini semakin memperparah kesulitan warga yang sudah tidak dapat mengakses mesin ATM.
Perang Saudara Kembali Mengancam Ethiopia
Bentrokan antara pasukan Tigray dan pemerintah pusat pecah pada Rabu.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya kembali perang saudara skala besar.
Sumber kemanusiaan melaporkan adanya serangan pesawat nirawak di dekat kota Abala.
Pasukan pusat berupaya mencegah pergerakan pasukan pemberontak.
Wilayah Tigray pernah mengalami pemutusan komunikasi total selama konflik dua tahun yang berakhir pada 2022.
Kala itu, keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok menyebabkan ratusan ribu orang kelaparan.
Konflik tersebut diperkirakan telah merenggut sekitar 600.000 nyawa.
Baru-baru ini, TPLF mengumumkan pembentukan aliansi dengan enam kelompok bersenjata lain.
Mereka bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Ethiopia.
Pasukan TPLF dilaporkan telah menguasai tiga bandar udara.
Akibatnya, Ethiopian Airlines membatalkan semua penerbangan menuju Tigray.