Ekonomi 28 Sep 2026, 23:38 WIB • 3 Dilihat

Kunjungan Wali Kota Ichinoseki ke Bima: Membuka Gerbang Kerja Sama Ekonomi dan SDM

Dapatkan Berita Terkini

Ikuti kami di Google News untuk update tercepat

Ikuti
Kunjungan Wali Kota Ichinoseki ke Bima: Membuka Gerbang Kerja Sama Ekonomi dan SDM

Foto: Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bima Hj. Fitriani. ANTARA/HO-Diskominfotik Kota Bima.

Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sato, dijadwalkan akan menyambangi Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada tanggal 5 hingga 7 Oktober 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kemitraan, khususnya dalam sektor ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia.

Persiapan intensif telah dilakukan untuk menyambut rombongan penting ini.

Rapat koordinasi yang melibatkan Plt.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bima, Hj.

Fitriani, bersama LPK Nichini Kaigo School, menjadi langkah awal yang krusial.

Misi Penguatan Hubungan Bilateral dan Peluang Kerja

Hj.

Fitriani menegaskan bahwa kedatangan Wali Kota Ichinoseki merupakan kesempatan emas bagi Kota Bima.

Ini akan membuka lebar akses serta peluang kerja yang lebih luas bagi tenaga kerja lokal di Negeri Sakura.

LPK Nichini Kaigo School memegang peranan vital dalam mempersiapkan calon pekerja.

Mereka membekali para peserta dengan kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya, dan keterampilan kerja yang relevan.

Pembekalan ini sangat penting sebelum para calon tenaga kerja diberangkatkan untuk program magang atau bekerja di Jepang.

Agenda Padat Delegasi Jepang di Kota Bima

Delegasi dari Ichinoseki diperkirakan berjumlah sekitar 17 orang.

Rombongan ini terdiri dari para pejabat pemerintahan serta sejumlah pengusaha terkemuka dari Jepang.

Selama di Kota Bima, mereka akan mengadakan pertemuan resmi dengan Wali Kota Bima.

Diskusi akan berpusat pada berbagai potensi kerja sama antar daerah yang bisa dikembangkan.

Beberapa lokasi penting juga akan menjadi bagian dari agenda kunjungan.

Ini termasuk LPK Nichini Kaigo School dan Museum Mbojo, yang merepresentasikan budaya lokal.

Pada hari berikutnya, rombongan akan melanjutkan kunjungan ke sejumlah tempat.

Destinasi yang direncanakan meliputi panti werda dan SMKN 2 Kota Bima, menunjukkan fokus pada aspek sosial dan pendidikan.

Agenda kemudian akan dilanjutkan dengan kunjungan ke dua rumah siswa, memberikan gambaran langsung kehidupan masyarakat.

Terakhir, mereka akan mengunjungi Masjid Agung Kota Bima sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan di daerah tersebut.

Dampak Positif Kemitraan Internasional bagi Warga Lokal

Hj.

Fitriani menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar memperkenalkan potensi Kota Bima.

Lebih dari itu, ini adalah forum komunikasi langsung untuk menjajaki peluang kerja sama yang menguntungkan masyarakat.

Kerja sama dalam pengiriman tenaga kerja ke Jepang diharapkan membawa banyak manfaat.

Ini meliputi peningkatan kompetensi, pengalaman kerja berharga, serta berkurangnya angka pengangguran terbuka.

Selain itu, inisiatif ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi positif.

Manfaatnya akan terasa langsung bagi keluarga pekerja dan secara lebih luas bagi perekonomian daerah.

Pemerintah Kota Bima berkomitmen penuh untuk memberikan pendampingan.

Seluruh rangkaian kunjungan, mulai dari kedatangan hingga kepulangan rombongan, akan didukung penuh.

Harapannya, seluruh agenda dapat berjalan sukses dan lancar.

Kunjungan ini diharapkan menghasilkan peluang kerja sama yang konkret dan bermanfaat nyata bagi seluruh warga Kota Bima.

Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi Kota Bima untuk memperluas jaringan kemitraan dengan Jepang.

Fokusnya adalah membuka akses lebih luas pada pendidikan, pelatihan, program magang, dan kesempatan kerja bagi generasi muda.

Setelah menyelesaikan agenda di Kota Bima, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Bali.

Dari sana, mereka akan bertolak kembali ke Jepang.

Kaspin

Jurnalis profesional dengan fokus liputan berita aktual, investigasi mendalam, dan fakta terverifikasi di Indonesia.

Tag Topik Terkait:
Kembali ke Beranda