Bisnis 01 Nov 2026, 09:42 WIB • 4 Dilihat

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 31 Oktober 2026, Simak Update -nya

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 31 Oktober 2026, Simak Update -nya
Perbesar Foto

Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi

Pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, pasar emas perhiasan di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan, sejalan dengan melemahnya harga emas global. Penurunan ini menjadi perhatian utama bagi investor dan konsumen yang memantau pergerakan aset logam mulia.

Berbagai platform dan toko emas melaporkan koreksi harga untuk berbagai kadar, mencerminkan dinamika pasar internasional yang turut memengaruhi nilai emas di pasar domestik.

Harga Emas Dunia Anjlok, Tekanan Suku Bunga The Fed Jadi Pemicu

Pergerakan harga emas perhiasan di Indonesia tidak terlepas dari kondisi pasar global. Pada Jumat waktu setempat, 30 Oktober 2026, harga emas dunia mengalami tekanan hebat dan anjlok sebesar 3,6 persen. Penurunan ini membawa harga emas spot ke level terendah dalam lebih dari satu tahun, yakni USD3.875,55 per ons.

Anjloknya harga emas global disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk aksi jual di pasar saham Amerika Serikat (AS) dan peralihan investor ke instrumen aset aman seperti obligasi pemerintah AS dan yen Jepang. Selain itu, tingginya harga minyak dan kekhawatiran terhadap inflasi turut memperkuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga.

"Harga emas dan perak sama-sama anjlok pagi ini, dan itu terjadi meskipun dolar AS mengalami aksi jual tajam. Rasanya seolah-olah kedua logam mulia itu tidak bisa tenang saat ini," jelas David Morrison, Analis pasar senior Trade Nation.

Menurut Morrison, pergerakan kedua logam mulia tersebut masih menunjukkan tekanan kuat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) terus membayangi, terutama setelah indikator inflasi AS seperti indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan.

Kondisi ini memperkuat sinyal bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk jangka waktu lebih lama, menekan daya tarik emas sebagai aset non-bunga.

Rincian Harga Emas Perhiasan di Berbagai Platform dan Daerah

Penurunan harga emas global berdampak langsung pada harga emas perhiasan di pasar domestik. Sejumlah platform dan toko emas di berbagai wilayah Indonesia melaporkan adanya koreksi harga pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Di Lakuemas, harga jual emas perhiasan 24 karat tercatat sebesar Rp2.122.000 per gram. Sementara itu, emas perhiasan dengan kadar 9 karat dibanderol Rp758.000 per gram. Perbedaan harga ini berkaitan erat dengan kadar kandungan emas murni dalam perhiasan.

Untuk transaksi pembelian kembali atau buyback, Rajaemas mencatat harga untuk emas 24 karat mencapai Rp2.269.000 per gram. Adapun harga buyback emas 5 karat di Rajaemas adalah Rp425.000 per gram.

Di Martapura, Kalimantan Selatan, melalui pantauan di Toko Mas Untung, harga emas mulia 999 dibanderol Rp2.280.000 per gram, mengalami penurunan Rp40.000 dari hari sebelumnya. Emas kadar 750 juga turun Rp40.000 menjadi Rp1.920.000 per gram, begitu pula emas kadar 700 yang kini seharga Rp1.750.000 per gram.

Sementara itu, di Kota Langsa, Aceh, harga emas perhiasan juga kembali turun. Pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera, Fakhrurrazi, menyatakan bahwa harga emas perhiasan 99,5 persen kini berada di posisi Rp7.800.000 per mayam, turun Rp50.000 dari sebelumnya Rp7.850.000. Emas perhiasan 97 persen juga turun menjadi Rp7.560.000 per mayam.

"Hari ini harga emas perhiasan 99,5 persen dan 97 persen kembali turun Rp 50 ribu per mayam," ujar Fakhrurrazi, menyoroti koreksi harga yang terjadi di pasar lokal.

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan di beberapa karat yang berlaku di Pulau Jawa pada Sabtu, 31 Oktober 2026, sebagai acuan bagi masyarakat:

  • Emas 23 karat: Rp1.939.000 per gram
  • Emas 22 karat: Rp1.814.000 per gram
  • Emas 21 karat: Rp1.733.000 per gram
  • Emas 20 karat: Rp1.650.000 per gram
  • Emas 18 karat: Rp1.510.000 per gram
  • Emas 14 karat: Rp1.155.000 per gram
  • Emas 9 karat: Rp745.000 per gram

Pergerakan Harga Emas Antam dan Implikasinya

Tidak hanya emas perhiasan, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga mengalami penurunan pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Harga emas Antam anjlok Rp20.000, menjadi Rp2.526.000 per gram, setelah sehari sebelumnya juga susut Rp13.000.

Harga buyback emas Antam juga terkoreksi tajam, turun Rp65.000 menjadi Rp2.276.000 per gram. Penurunan harga beli dan jual kembali ini menjadi faktor penting yang harus diperhatikan investor.

Berdasarkan rincian harga dasar emas Antam pada 31 Oktober 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.313.000
  • 1 gram: Rp2.526.000
  • 2 gram: Rp4.992.000
  • 3 gram: Rp7.463.000
  • 5 gram: Rp12.405.000
  • 10 gram: Rp24.755.000
  • 25 gram: Rp61.762.000
  • 50 gram: Rp123.445.000
  • 100 gram: Rp246.812.000

Konsumen juga perlu mengingat adanya Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 untuk transaksi emas Antam. Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25 persen. Sementara itu, untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari total nilai penjualan.

Analisis dan Rekomendasi untuk Investor dan Konsumen

Anjloknya harga emas pada akhir Oktober 2026 ini memberikan sinyal penting bagi para pelaku pasar. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menyoroti bahwa sentimen kebijakan moneter AS masih menjadi faktor dominan yang membayangi pergerakan logam mulia.

"Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen kebijakan moneter AS masih menjadi salah satu faktor yang membayangi pergerakan logam mulia," ujar Geraldo dalam risetnya, Jumat (30/10/2026).

Geraldo menambahkan, secara teknikal, tren harga emas pada grafik harian masih menunjukkan kecenderungan bearish. Ini tercermin dari kegagalan harga emas spot menembus level resistance kuat. Namun, peluang pemulihan harga tetap terbuka jika emas mampu mempertahankan posisinya di area support.

Bagi masyarakat yang berencana membeli atau menjual emas perhiasan, penting untuk mencermati kadar emas serta ketentuan harga di setiap penyedia. Harga jual perhiasan yang berlaku saat pembelian belum tentu sama dengan harga ketika konsumen menjualnya kembali.

Konsumen diimbau untuk memastikan harga jual, biaya tambahan, serta ketentuan buyback sebelum memutuskan transaksi. Membandingkan harga dari beberapa tempat dapat membantu memperoleh penawaran yang lebih sesuai, serta memastikan persyaratan transaksi termasuk bukti pembelian dan kondisi perhiasan.

Prospek Harga Emas Menjelang Akhir Tahun 2026

Melihat tren penurunan yang terjadi, prospek harga emas menjelang akhir tahun 2026 diperkirakan masih akan diwarnai oleh volatilitas. Ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih ketat berpotensi memperkuat dolar AS dan meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga terus menekan daya tarik emas.

Beberapa analis memproyeksikan bahwa harga emas global masih akan menghadapi tekanan jual dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang menjanjikan, terutama di tengah potensi gejolak ekonomi global atau peningkatan inflasi.

Analis memperkirakan harga rata-rata tahunan emas pada 2026 dapat mencapai sekitar USD3.897,53. Harga minimum bisa berkisar di sekitar USD3.282,74 jika dolar AS menguat dan ekspektasi inflasi menurun, sementara harga tertinggi dapat mencapai USD4.478,32 jika terjadi gejolak ekonomi atau pelonggaran kebijakan moneter bank sentral.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap fluktuasi harga jangka pendek dan mempertimbangkan horizon investasi jangka panjang saat berinvestasi pada emas.

Menulis sesuai standart junalis

Kembali ke Beranda