Dunia 21 Sep 2026, 18:41 WIB 5 Dilihat

Prediksi Salju Eropa 2026/2027: El Niño Pengaruhi Musim Dingin

Dapatkan Berita Terkini

Ikuti kami di Google News untuk update tercepat

Ikuti
Prediksi Salju Eropa 2026/2027: El Niño Pengaruhi Musim Dingin

Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi

Musim dingin 2026/2027 di Eropa diprediksi akan menunjukkan pola yang tidak biasa.

Prakiraan terbaru menunjukkan adanya perbedaan regional yang signifikan dalam potensi curah salju.

Pengaruh Super El Niño

Fenomena Super El Niño yang sedang berkembang diprediksi menjadi pendorong utama cuaca global.

El Niño yang kuat diperkirakan akan terus menguat hingga musim dingin, memicu risiko cuaca ekstrem hingga 2027.

Pola ini dapat mengubah jet stream Pasifik dan jalur badai musim dingin.

Data historis memberikan gambaran tentang bagaimana peristiwa El Niño yang kuat dapat membentuk cuaca musim dingin.

Pola Salju di Eropa

Secara keseluruhan, prakiraan curah salju untuk Eropa belum terlalu kuat.

Namun, pembaruan data September menunjukkan adanya peningkatan perkiraan.

  • Beberapa wilayah di Eropa Tengah menunjukkan adanya area dengan potensi salju di atas rata-rata.
  • Sebaliknya, Eropa bagian utara, barat laut, dan selatan-barat daya diprediksi mengalami curah salju di bawah normal.
  • Pegunungan Alpen dan beberapa wilayah di Swiss serta Austria berpotensi memiliki kondisi salju terbaik.

Suhu dan Curah Hujan

Prakiraan suhu menunjukkan potensi musim dingin yang lebih hangat dari rata-rata di sebagian besar Eropa.

Namun, periode dingin singkat dan embun beku tidak dapat dikesampingkan.

Ahli menekankan bahwa ini mengacu pada tren musiman, bukan prakiraan cuaca harian.

Sebagian besar Eropa diperkirakan akan mengalami musim dingin yang lebih basah dari rata-rata.

Peningkatan curah hujan ini dapat meningkatkan potensi badai.

Perbedaan Regional

Eropa Barat dan Tengah kemungkinan akan dipengaruhi oleh front cuaca Atlantik yang hangat dan basah.

Sementara itu, Eropa Tengah dan Timur akan menghadapi massa udara kontinental yang dingin.

Wilayah Skandinavia diprediksi mengalami musim dingin yang sebenarnya, dengan salju persisten dan suhu beku.

Eropa Selatan mungkin mengalami badai yang lebih intens meskipun suhunya lebih hangat.

Administrator

Jurnalis profesional dengan fokus liputan berita aktual, investigasi mendalam, dan fakta terverifikasi di Indonesia.

Tag Topik Terkait:
Kembali ke Beranda