Waspada! Link Hoaks Cairkan BSU September 2026 Rp600 Ribu Beredar
Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi
Sebuah tautan berisi klaim pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) September 2026 sebesar Rp600.000 tengah viral di media sosial.
Informasi yang menyertakan link tersebut dipastikan hoaks dan merupakan modus pencurian data pribadi.
Modus Penipuan Berkedok BSU Palsu
Tautan palsu ini mengarahkan pengguna ke laman yang meminta data sensitif seperti nama lengkap, asal provinsi, dan nomor Telegram.
"Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan belum ada kebijakan resmi terkait penyaluran BSU tahun 2026." — Faried Abdurrahman Nur Yuliono, Kepala Biro Humas Kemnaker
Modus penipuan ini dirancang untuk melakukan phishing dan mengumpulkan informasi pribadi secara ilegal.
Fakta BSU 2026: Program Diumumkan, Link Belum Tersedia
Pemerintah memang mengumumkan program BSU Kuartal IV 2026 yang akan disalurkan sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan.
Namun, hingga 1 Oktober 2026, Kemnaker belum membuka proses pencairan atau merilis rincian penerima resmi.
Link yang beredar dengan nominal Rp600.000 untuk September 2026 jelas tidak sesuai dengan informasi resmi.
Cek Informasi Melalui Kanal Resmi Pemerintah
Masyarakat harus selalu memeriksa kebenaran informasi melalui situs dan media sosial resmi pemerintah.
- Situs resmi Kemnaker adalah bsu.kemnaker.go.id.
- Informasi juga dapat diakses melalui BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi Pospay.
- Hindari mengklik tautan tidak dikenal yang meminta data pribadi.
"Masyarakat diminta selalu waspada terhadap modus penipuan online dan menjaga kerahasiaan data pribadi." — Iptu Dani Hasan, Kasi Humas Polresta Yogyakarta
Ancaman dan Konsekuensi bagi Korban
Memberikan data pribadi melalui tautan palsu berisiko tinggi terhadap pencurian identitas dan kerugian finansial.
Segera laporkan indikasi penipuan siber kepada pihak berwenang seperti Kepolisian terdekat atau melalui Patroli Siber Polri.