Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya
Foto: Dokumentasi / Liputan Khusus Redaksi
Robert Christian Tanoko, Direktur PT Avia Avian Tbk (AVIA), kembali menarik perhatian pasar modal.
Ia melakukan aksi borong 1,79 juta saham perusahaan cat tersebut di harga Rp330 per unit.
Detail Transaksi Jumbo Senilai Rp593 Juta
Pembelian saham ini tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober 2026.
Transaksi jumbo ini berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2026.
Robert Tanoko membeli sebanyak 1.797.300 lembar saham AVIA.
Nilai total pembelian saham ini mencapai sekitar Rp593,11 juta.
Sebelum transaksi, kepemilikannya sebesar 1.428.906.300 saham atau 2,30% hak suara.
Kini, Robert memiliki 1.430.703.600 saham, meningkatkan porsi hak suaranya sedikit.
Tujuan Investasi dan Keyakinan Manajemen
Langkah Direktur AVIA ini dikonfirmasi memiliki tujuan investasi.
"Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi." — Keterbukaan Informasi BEI
Sebagai anak dari konglomerat Hermanto Tanoko, aksi ini menunjukkan keyakinan pada prospek perusahaan.
Manajemen perusahaan terus memperkuat posisi Avian Brands di pasar.
"Melalui kekuatan 125 pusat distribusi utama dan 15 pusat distribusi mini yang tersebar di seluruh Indonesia, kami melayani lebih dari 58.000 toko retail." — Andreas Timothy, Head of Investor Relations Avian Brands
Respons Pasar dan Prospek AVIA
Pada penutupan perdagangan 7 Oktober 2026, saham AVIA ditutup melemah 1,16% ke Rp340 per saham.
Dalam sebulan terakhir, harga saham AVIA juga telah terkoreksi sekitar 9,14%.
Meski demikian, aksi beli oleh manajemen sering diinterpretasikan sebagai sinyal positif bagi investor.
Avia Avian terus menunjukkan kinerja positif di tengah tantangan pasar.
Laba perusahaan dilaporkan naik 20,7% pada Semester I-2026.
Perusahaan cat ini bahkan pernah mengonfirmasi ambisinya untuk mengakuisisi lini bisnis AkzoNobel di Indonesia.